Saturday, March 21, 2015

service ac /air conditioner marunda,babelan bekasi

SURYA KENCANA TEKNIK

specialist air conditioner,chiller,coldstorage, freezer , refaire, sparepart, service maintenance ,
 pasang baru
anda mengalamai masalah dengan mesin pendingi anda?

tel           : 087 878 008 178/ 081 316 689 761 
email      : suryakencana11144@gmail.com
worshop: jl.angrek raya rt 006/ rw025 no 22
                 klurahan kaliabang tengah,kecamatan bekasi 






KAMI  MENERIMA SERVICE  
 perawatan
CHILLER,
COLDSTORAGE
FREEZER
BEST FREZZER
ICE SKYTING
OVERHOULL COMPRESOR
COOLING TOWER

AC split 
AC spilt duck
AC central
AC casete
AC floor standing
KULKAS
FREEZER
MESIN CUCI
WATER HEATER
POMPA AIR
pengerjaan di tempat,anda,,
BONKGAR PASANG COLDSTORAGE
PASANG BARU PANEL PU
GULUNG DINAMO 1 PASE / 3PASE
http://www.globalindoprima.com/images/stories/logo_musicool.jpgTERIMA BONGKAR PASANG AC BARU BEKAS
PANGGANTIAN FREON KE HIROCARBONE
RAMAH LINGKUNGAN HEMAT ENERGI




MUSICOOL HYDROCARBON REFRIGERANT OVERVIEW
http://www.globalindoprima.com/images/stories/logo_musicool.jpg
MUSICOOL adalah refrigerant dengan bahan dasar hydrocarbon alam dan termasuk dalam kelompokrefrigerant ramah lingkungan, dirancang sebagai alternatif pengganti refrigerant sintetic kelompok halokarbon; CFC R-12, HCFC R-22 dan HFC R-134a yang masih memliki potensi merusak alam.Pemakaian MUSICOOL pada sistem refrigerasi yang sebelumnya menggunakan refrigeran sintetik, tidak memerlukan penggantian komponen maupun pelumas, dengan kata lain bersifat “Drop in Substitute”, karena MUSICOOL tidak memiliki efek terhadap logam, desikan, pelumas, dan elastomer (kecuali elastomer berbahan dasar karet alam).
MUSICOOL telah memenuhi persyaratan teknis sebagai refrigerant yaitu meliputi aspek sifat fisika dan termodinamika, diagram tekanan versus suhu serta uji kinerja pada siklus refrigerasi. Hasil pengujian menunjukan bahwa dengan beban pendingin yang sama, MUSICOOL memiliki keunggulan-keunggulan dibandingkan dengan refrigerant sintetic. diantaranya beberapa parameter memberikan indikasi data lebih kecil, seperti kerapatan bahan (density), rasio tekanan kondensasi terhadap evaporasi dan nilai viskositasnya, sedangkan beberapa parameter lain memberikan indikasi data lebih besar, seperti efek refrigeras, COP, kalor laten dan konduktivitas bahan.
Density/ kerapatan yang lebih kecil menjadikan isi MUSICOOL hanya 30% dari refrigeran lama. Kalor laten dan konduktivitas yang lebih besar, menjadikan jumlah refrigeran yang lebih sedikit.Viskositas yang lebih kecil menurunkan tekanan aliran sehingga mengurangi rugi tekanan. Nilai ratio tekanan kecil, sehingga menurunkan tenaga pada kompresor.Efek refrigerasi dan COP yang lebih besar, berarti efisiensi mesin pendingin menjadi lebih baik.MUSICOOL tidak memiliki pengaruh, apalagi merusak material seperti logam, desikan dan elastomer (kecuali elastomer berbahan dasar karet alam). Hal ini didasarkan hasil analisa dan pengujian labora-torium dan aplikasi di lapangan, demikian pula pelumas yang digunakannya.Untuk memperoleh kinerja yang lebih baik, dianjurkan menggunakan pelumas dengan viskositas index yang lebih tinggi, hal ini disebabkan oleh sifat MUSICOOL yang bercampur baik dengan pelumas.

 
  KEUNGGULAN MUSICOOL
  • Ramah Lingkungan dan Nyaman, MUSICOOL tidak beracun, tidak membentuk gum, nyaman dan pelepasannya ke alam bebas tidak akan merusak lapisan ozon dan tidak menimbulkan efek pemanasan global.
  • Hemat EnergiMUSICOOL mempunyai sifat termodinamika yang lebih baik sehingga dapat menghemat pemakaian energy hingga 25% dibanding dengan refrigerant fluorocarbon pada kapasitas mesin pendingin yang sama.
  • Lebih IritMUSICOOL memiliki sifat kerapatan yang rendah sehingga hanya memerlukan sekitar 30% dari penggunaan refrigerany fluorocarbon pada kapasitas mesin pendingin yang sama.
  • Pengganti Untuk SemuaMUSICOOL dapat menggantikan refrigerant yang digunakan selama ini tanpa mengubah atau mengganti komponen maupun pelumas.
  • Memenuhi Persyaratan International, Musicool memenuhi baku mutu internasional dalam pemakaian maupun implikasi yang menyertainya.
MUSICOOL SEBAGAI REFRIGERANT ALTERNATIF
  • Memiliki Sifat Fisika dan Thermodinamika yang lebih baik
  • Sangat ramah lingkungan, tidak merusak lapisan Ozon dan tidak menimbulkan Efek Rumah Kaca
  • Familiar dengan kehidupan manusia
  • Kompatible terhadap semua mesin pendingin yang biasa menggunakan Refrigeran Sintetis
  • Tidak merusak komponen Mesin AC
  • Tidak perlu penggantian komponen peralatan AC
  • Produk dalam negeri (Pertamina), bahan baku banyak, Supply terjamin, serta Backup teknis 

















  • COLD STORAGE-FREEZER,CHILLER & SHOWcase

- Perawatan Rutin/Maintenance:Perlunya Perawatan Rutin Sangat Mempengaruhi Umur Dan Kinerja Semua Unit Mesin  Pendingin, Dimana Siklus Udara Yang Dibutuhkan Untuk Coil Condensor Dan Juga Coil Evapoartor Sangat Mempengaruhi Kinerja Compressor Dan Hal sepeleh disebabkan oleh kelalaian /Lupa Membersihkan secara Rutin Mengakibatkan Compressor Pendingin Tersebut Fatal/Rusak,Dan Kemudian Akan Ber Efek ke Produksi ataupun Bisnis Anda Yang Sangat Membutuhkan Ataupun Mengandalkan Mesin Pendingin ataupun Pembeku Perusaahaan ,Swalayan,Restaurant,dll


  • Cold Storage Chiller :
    Pengisian Freon R-22 , R 134a ,R 404,dll :Penting Kami Sampaikan Bahwa Pengisian Freon Untuk System Unit Mesin Refrigeration Tidak Perlu Selama Tidak Ada Kebocoran Yang Artinya terjadinya Kekurangan Untuk Sebuah mesin refrigeration Adalah Disebabkan Karena Adanya Kebocoran Dalam Sytem Pemipaan ,Sambungan,Coil Evaporator,Coil Condensor,Ataupun Dinepple Control pressure ,Maka Dari pada itu setiap Berkurangnya freon Maka langkah Utama Yang Harus Dilakukan Adalah Mencari Kebocoran,Besar Kecilya Kebocoran Tersebut Harus Di temukan Dan Di Rapikan ataupun Di Perbaiki sampai benar-benar tidak ada kebocoran sedikitpun,Penting Selama Tidaka Dilakukan Perbaikan Kebocoran tersebut maka unit Mesin refrigeration Tidak Akan Pernah sempurna dan Mendapatkan Kinerja Yang Maksimal

     Pastikan Kami Menagani Permasalahan Cold Storage-Freezer ,Chiller & Show Case Anda Sebab Kami Melayani  Jasa Perbaikan,Pembuatan Baru,Pengadaan Unit Rekondisi Bergaransi,Pengadaan Compressor,Pengadaan Coil condesor,Pengadaan Coil Evaporator,Pengadaan Fan Coil Condesor dll.

    .SHOW CASE....Kami menerima Service Show case untuk Pengawet dan Penyegar Buah ,Daging ,Roti,dan Makanan ataupun Barang Dagang Lainnya








Secara umum pengertian dari AC (Air Conditioner) suatu rangkaian mesin yang memiliki fungsi sebagai pendingin udara yang berada di sekitar mesin pendingin tersebut.         Secara khusus pengertian dari AC (Air Conditioner) adalah suatu mesin yang di gunakan untuk mendinginkan udara dengan cara mensirkulasikan gas refrigerant berada di pipa yang di tekan dan di hisap oleh kompresor.         Adapun sebab mengapa gas refrigerant di pilih sebagai bahan yang di sirkulasikan, yaitu karena bahan ini mudah menguap dan bentuknya bisa berubah-ubah, yang berbentuk cairan dan gas. Panas yang berada pada pipa kondensor berasal dari gas refrigerant yang di tekan oleh kompressor sehingga bahan tersebut menjadi panas dan pada bagian Automatic Expantion Valve pipa tempat sirkulasi gas refrigerant di perkecil,sehingga tekanannya semakin meningkat dan pada pipa evaporator menjadi dingin.         Penulis akan menjelaskan cara kerja AC khususnya pada AC split yang paling sering digunakan di Mall, Sekolah, Perkantoran, Perusahaan, dll.

    Komponen-komponen AC danfungsinya.
    Ø Bagian indoor 
    Pada  bagian indoor AC split umumnya terdapat beberapa komponen utama yaitu...
    • Evaporator
    Pada mesin pendingin AC split evaporator terbuat dari pipa tembaga dengan panjang dan diameter tertentu yang dibentuk lengkuk-lengkuk agar menghemat tempat dan lebih efektif menyerap panas dari udara ruangan yang bersikulasi melaluinya. Karena pipa evaporator dilewati refrigant yang memiliki suhu yang sangat rendah, maka suhu evaporator menjadi rendah (dingin) dengan kisaran suhu hingga mencapai 5˚C dengan begitu, suhu udara ruangan akan menjadi rendah (dingin) ketika melewaati evaporator.
    • Motor Fan

    Motor Blower berfungsi untuk mensirkulasi udara dalam ruangan, sehingga ruangan dapat bersikulasi melewati evaporator, setelah udara melewati evaporator aliran udara diarahkan keruangan oleh pengatur aliran udara (motor swing). Blower akan bekerja sampai temperature udara ruangan sesuai keinginan. Dengan kata lain blower akan terhenti kerja (OFF) ketika temperature udara ruangan mencapai suhu yang kita inginkan(setting suhu pada pengaturan remote control AC split).

    • Saringan (filter)

    Pada indoor AC split saringan (filter udara) berfungsi menyaring udara yang melewati evaporator, sehingga udara yang bersikulasi dalam ruangan menjadi lebih bersih. Pada unit AC model baru juga dilengkapi dengan filter anti bakteri atau anti racun untuk menangkal bibit penyakit dan menyaring polutan berbahaya bagi tubuh manusia yang terbawa melalui udara ruangan.

    • Modul Indoor

    Pada bagian indoor ACsplit terdapat modul yang berfungsi untuk mengatur kerja keseluruhan mesin pendingin yang meliputi kerja motor blower, motor swing, compressor, fan outdoor dan semua fitur-fitur yang ada dalam AC itu sendiri
    • Sensor Suhu/Thermistor

    Pada indoor AC split sensor suhu/thermistor ini berfungsi untuk mengukur suhu yang dihasilkan oleh kerja mesin pendingin dan memutus kerja mesin pendingin bila suhu yang telah disetting pada remote control telah tercapai.
    • Motor Swing

    Pada indoor AC split motor swing berfungsi sebagai penggerak swing yang digunakan untuk pengatur aliran udara yang dihasilkan blower, dalam baru-baru ini AC split dibuat untuk kepuasan konsumen ada yang AC hanya mempunyai swing naik-turun saja dan ada juga yang swingnya bisa disetting naik-turun, dan kanan-kiri.

    Ø Bagian odor
    Pada bagian outdoor AC split secara umum terdapat beberapa komponen utama, yaitu...
    • Kondensor
    .ketika bagian refrigant keluar melewati bagian  indoor AC split (evaporator) kalor panas udara ruangan yang terbawa akan dilepaskan dibagian kondensor. Serupa dengan evaporator, kondensor terbuat dari pipa tembaga yang dibuat berkelok-kelok dan dilengkapi sirip-sirip yang bertujuan untuk melepaskan kalor udara berjalan dengan efektif dan kalor (panas) udara yang terbawa oleh refrigant (Freon) lebih cepat dilepaskan atau dibuang ke udara bebas (luar ruangan)

    • Kipas (fan outdoor)

    Pada bagian kondensor AC split juga dilengkapi dengan kipas/fan, fungsinya adalah membuang panas pada condenser ke udara bebas.


    • Accumulator

    Accumulator pada mesin pendingin berfungsi sebagai penampung sementara refrigant cair bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. Selain itu, accumulator berfungsi untuk mengatur sirkulasi aliran bahan refrigant agar bisa keluar-masuk melalui saluran isap compressor. Untuk mencegah agar refrigant cair tidak mengalir ke compressor, accumulator menkondisikan wujud refrigant yang masuk ke compressor tetap dalam wujud gas. Sebab, ketika wujud refrigant berbentuk gas akan lebih mudah masuk ke dalam kompresor dan tidak merusak bagian dalam kompresor.


    • Kompresor

    Kompresor AC split berfungsi mensirkulasi aliran refrigant. Dari kompresor refrigant (Freon) akan dipompa dan dialirkan menuju komponen utama AC split yaitu: kondensor, pipa kapiler, evaporator, dan kembali lagi ke kompresor. Refrigant secara terus menerus melewati 4 komponen AC tadi.



    • Pipa Kapiler
    Pipa Kapiler /Katup ekspansi pada unit AC split berfungsi menurunkan tekanan refrigant sehingga merubah wujud refrigant cair menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup ekspansi atau pipa kapiler inidan memasuki evaporator.


    • Katup Ekspansi

    Katup ekspansi  pada unit outdoor AC split berfungsi untuk menyimpan refrigant pada outdor dan digunakan untuk penghubung outdoor ke pipa instalasi. Katup ekspansi ini juga digunakan waktu vacuum dan mengisi refrigant.


    • Refrigant /Freon /Bahan Pendingin

    Pada AC split refrigant merupakan zat atau bahan yang bersikulasi secara terus menerus melewati komponen utama system pendingin (kompresor, kondensor, pipa kapiler, dan evaporator). Bahan pendingin atau refrigant tidak akan berkurang selama tidak terjadi kebocoran pada system pendingin. Saat melewati komponen utama pendingin, refrigant akan mengalami perubahan wujud temperature dan tekanannya. Sirkulasi refrigant dalam unit AC disebut siklus refrigerasi kopresi uap


    • Proses Kompresi

    Proses kompresi pada mesin pendingin ketika refrigant mulai meninggalkan evaporator. Masuknya refrigant ke dalam kompresor (intake). Dilihat dari wujud, suhu dan tekanan, ketika akan masuk ke dalam kompresor, refrigant berwujud gas atau uap, bertemperatur rendah dan bertekanan rendah. Selnjutnya melalui kompresor, refrigant dikondisikan tetap berwujud gas, tetapi memiliki tekanan dan temperature tinggi. Hal tersebut dapat dilakukan karena kompresor dapat gas dan mengkompresi refrigant hingga mencapai tekanan kondensasi. Setelah tekanan dan suhu refrigant diubah, selanjutnya refrigant dipompa dan dialirkan menuju kondensor.

    • Proses Kondensi

    Proses kondensi pada mesin pendingin dimulai ketika refrigant meninggalkan kompresor. Refrigant berwujud gas yang bertekanan dan bertemperatur tinggi yang dialirkan menuju kondensor. Didalam kondensor, wujud gas refrigant berubah menjadi wujud cair, panas yang dihasilkan refrigant dipindahkan ke luar pipa kondensor. Agar proses kondensasi lebih efektif, digunakan kipas (fan) yang dapat menghembuskan udara luar tepat dipermukaan pipa kondensor. Dengan begitu, panas pada refrigant dapat dengan mudah dipindahkan ke udara luar. Setelah melewati proses kondensi refrigant menjadi berwujud cair yang bertemperatur lebih rendah, tetapi tekanannya masih tinggi. Selanjutnya refrigant dialirkan menuju pipa kapiler.

    • Proses Penurunan Tekanan

    Proses penurunan tekanan refrigant dimulai ketika refrigant meninggalkan kondensor. Didalam pipa kapiler, terjadi proses penurunan tekanan refrigant sehingga refrigant yang keluar memiliki tekanan yang rendah. Selain itu, pipa kapiler juga berfungsi mengontrol aliran refrigant diantara 2 sisi tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan rendah. Selanjutnya, refrigant cair yang memiliki suhu dan tekanan rendah dialirkan menuju evaporator.

    • Proses Evaporasi

    Proses evaporasi pada mesin pendingin dimulai ketika refrigant akan masuk ke dalam evaporator, dalam keadaan ini, refrigant berwujud cair, bertemperatur rendah dan bertekanan rendah. Kondisi refrigant semacam ini dimanfaatkan untuk mendinginkan udara luar yang melewati permukaan evaporator. Agar lebih efektif mendinginkan udara ruangan, digunakan blower (indoor) untuk mengatur sirkulasi udara agar melewati evaporator. Proses yang terjadi pada pendinginan udara ruangan adalah: proses penangkapan kalor (panas). Udara ruangan yang mempunyai temperature lebih tinggi dibandingkan dengan refrigant yang mengalir didalam evaporator. Karena evaporator menyerap panas udara di dalam ruangan, wujud refrigant cair dalam evaporator akan menjadi wujud gas, selanjutnya, refrigant akan mengalir menuju kompresor. Proses ini terjadi berulang dan terus menerus sampai suhu dan temperature ruangan sesuai dengan keinginan.



    berikut jenis2 ac yg biasanya kita pake baik diperumahan,perkantoran,pabrik, dan swalayan,

    S1. AC Split Wall

    AC Split Wall  terdiri dari:
    • Unit indoor yang terdiri dari filter udara, evaporator dan evaporator blower, expansion valve dan controll unit,
    • Unit outdoor yang terdiri dari compresor, condenser, condenser blower dan refrigerant filter.
    • Pips Refrigeran, yang menghubungkan antara unit indoor dan unit outdoor. Pipa refrigeran ada 2 buah saluran,  satu buah untuk menghubungkan evaporator dengan compressor dan dan satu buah untuk menghubungkan refrigerant filter dengan expansion valve
    • Kabel power untuk memasok arus listrik untuk compressor dan condenser blower.
    Kelebihan AC split Wall :
    •  Bisa dipasang pada ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar, misalnya pada ruangan yang posisinya ditengah pada bangunan Ruko, karena condenser yang terpasang pada outdoor bisa ditempatkan ditempat yang berhubungan dengan udara luar jauh dari ruangan yang didinginkan.
    • Suara didalam ruangan tidak berisik.

    2. AC Cassette

    AC jenis ini , indoornya menempel di plafon.  Jenis AC Cassette ini terdiri dari berbagai ukuran mulai dari 1.5pk sampai dengan 6pk. Cara pemasangan ac ini memerlukan keahlian khusus dan tenaga extra, tidak seperti memasang ac rumah atau ac split, yang bisa dipasang sendirian


    3. AC Split Duct

    AC Split Duct merupakan AC yang pendistribusian hawa dinginnya menggunakan Sistem Ducting. AC Split Duct tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri melainkan dikontrol pada satu titik.. Tipe AC ini biasanya digunakan di Mall  atau gedung-gedung yang memiliki ruangan luas.
    AC Split Duct tidak pernah terlepas dari sistem Ducting yang merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan dari sumber dingin ataupun panas ke ruang yang akan dikondisikan. Perkembangan desain ducting untuk AC hingga saat ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi, terutama efisiensi energi, material, pemakaian ruang, dan perawatan.
    Kelebihan:
    • Suara didalam ruangan tidak berisik sama sekali.
    • Estetika ruangan terjaga, karena tidak ada unit indoor.
    Keurangan:
    • Perencanaan, instalasi, operasi dan pemeliharaan membutuhkan tenaga yang betul-betul terlatih.
    • Apabila terjadi kerusakan pada waktu beroperasi, maka dampaknya dirasakan pada seluruh ruangan.
    • Pengaturan temperatur udara hanya dapat dilakukan pada sentral cooling plant.
    • Biaya investasi awal serta biaya operasi dan pemeliharaan tinggi.
    4. AC Floor Standing

    AC Floor StandingAC Floor Standing sesuai namanya merupakan AC yang unit indoornya berdiri/duduk dan bisa dipindah-pindah sesuai dengan keinginan kita. Unit AC ini memiliki daya 3 pk – 5 pk, dan kebanyakan dipakai untuk acara-acara indoor yang memerlukan unit pendingin secara mendesak. Karena simple dan mudah dibawa kemana-mana, maka banyak orang yang menyewakan model AC jenis ini.


    5. AC VRV

    AC VRV  memiliki satu outdoor dan beberapa unit indoor dengan berbagai tipe seperti split wall, cassete, floor standing, dll
    VRV = Variable Refrigerant Volume merupakan sistem kerja refrigerant yang berubah-ubah. VRV system adalah sebuah teknologi yang sudah dilengkapi dengan CPU dan kompresor inverter dan sudah terbukti menjadi handal, efisiensi energi, melampaui banyak aspek dari sistem AC lama seperti AC Sentral, AC Split, atau AC Split Duct. Jadi dengan VRV System, satu outdoor bisa digunakan untuk lebih dari 2 indoor AC serta dapat mengatur jadwal dan temperatur AC yang diinginkan secara terkomputerisasi, AC VRV  hemat energi, hemat listrik, dan hemat tempat.
    Gbr. Outdoor AC VRV

    6. AC AHU
    AHU singkatan dari air handling unit. Biasanya digunakan untuk ruangan yang lebih besar. Untuk Bandara, ruang rapat, mall dan perkantoran yang luas biasanya menggunakan jenis ini
    Gbr Indoor AC AHU
    Gbr. Outdoor AC  AHU

    B. Cara kerja AC
    Compressor AC yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent), jadi refrigent yang masuk ke dalam compressor AC dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser.
    Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair, maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi compressor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan.
    Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator.
    Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi, pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator, di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap, perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun.
    Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser.
    Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan, dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan.
    Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi [*] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun, dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan. Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan.
    Perlu diketahui :
    Kunci utama dari air conditioner adalah refrigerant, yang umumnya adalah fluorocarbon [**], yang mengalir dalam sistem, menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan), dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara, kipas, dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah compressor (pompa), condenser coil (kumparan penukar panas), dan kipas pada jendela luar.
    Udara panas dari ruangan melewati filter, menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin, sehingga udara menjadi dingin, lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. Pada compressor AC, gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. Pada condenser coil, refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan, yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. Sebuah thermostat AC [***] mengontrol motor compressor AC untuk mengatur suhu ruangan.
    [*] Entalphi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja.
    [**] Fluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine. Lebih dari 100 fluorocarbon yang telah ditemukan. Kelompok Freon dari fluorocarbon terdiri dari Freon-11 (CCl3F) yang digunakan sebagai bahan aerosol, dan Freon-12 (CCl2F2), umumnya digunakan sebagai bahan refrigerant. Saat ini, freon AC dianggap sebagai salah satu penyebab lapisan Ozon Bumi menajdi lubang dan menyebabkan sinar UV masuk. Walaupun, hal tersebut belum terbukti sepenuhnya, produksi fluorocarbon mulai dikurangi.
    [***] Thermostat pada air conditioner beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Ketika temperatur naik, metal terluar memuai lebih dahulu, sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif/jalan.
    C. Komponen AC
    Di era serba maju sekarang ini, kita pasti sudah sangat akrab dengan air conditioner. Kehidupan modern, apalagi di perkotaan hampir tidak bisa lepas dari pemanfaatan teknologi ini. Namun apakah banyak dari kita yang tahu bagaimana cara kerja ac sehingga bisa menghasilkan udara yang nyaman (baca: dingin) bagi kehidupan kita?
    Udara dingin tersebut sebenarnya merupakan output dari sistem yang terdiri dari beberapa komponen, yaitu; compressor AC, kondensor, orifice tube, evaporator, katup ekspansi, dan evaporator. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai peran masing-masing bagian tersebut:

    No comments:

    Post a Comment